Menganggapku Kalah,


Untuk sementara aku pulang dengan sebuah kenyataan yang menganggapku kalah,

Mungkin aku sudah tak bisa mencoba lagi mendekat dan merasakan indahnya bersama,

Aku juga tak ingin melawan,

Tak ingin berhenti dengan keadaan yang sudah berlalu,

Dan kupastikan ini akan tetap terhenti dengan semua kekalahanku yang kini membuatku menghilang,





Krishna Anggara


Mimpi Burukku,


Sungai mengalir hanyutkan pasir berdebu,

Memudarkan warna cinta yang tak lagi bercahaya,

Biarlah air membawa semua kisahku,

Entah kemana dan tak ingin ku tahu,


Teringat jelas saat waktu terhenti,

Ku berlari menjauh,

Namun ku kembali terjatuh,

Dengan rindu yang selalu menghalangiku,

Kini telah hilang bersama semua mimpi burukku,





Krishna Anggara



Malam yang Terhapus,


Hapuslah namaku dan tulislah rasa ini dengan tinta putih yang menjelma menjadi malaikat bersayap terbang membawa semua inginku dan kembali hadirkan kesepian yang menghentikan langkahku saat ku ingin menggenggam tanganmu yang penuh dengan kebisuan akan diriku yang tak bisa melihat cahaya pelangi indah di malamku yang terhapus oleh namamu,





Krishna Anggara


Tanpa Suaramu,


Sunyi tertelan oleh waktu melihat bulan tertawa tanpa arti menepikan sepi yang menghiasi langit kelam bertabur mimpi terhempas senyuman lucu saat ku mencoba mencari kedamaian indah yang terhenti akan ucapan rindu melepaskan semua tanya tentang khayalku yang menghilang terbawa angin pagi menusuk lelahnya ku terdiam dalam kesunyian hadirmu kini tanpa suaramu,





Krishna Anggara


Diberdayakan oleh Blogger.