Semua Khayalku,
Keindahanmu menyapaku,
Saat mata ini mulai terasa lelah,
Akan kebosananku yang kini telah merajai seluruh langkahku,
Hingga ku tak tau akhir dari penantian ini,
Hanyalah menyisakan aku dan semua khayalku,
Krishna Anggara
Keindahanmu menyapaku,
Saat mata ini mulai terasa lelah,
Akan kebosananku yang kini telah merajai seluruh langkahku,
Hingga ku tak tau akhir dari penantian ini,
Hanyalah menyisakan aku dan semua khayalku,
Krishna Anggara
Biarlah semua rindu tersimpan dalam hatiku,
Perasaan yang kini semakin menjauh,
Hancurkan mimpiku dengan semua kisahku,
Cobalah mengerti diriku yang selalu merindu,
Menantimu dalam setiap waktu berlalu,
Ku ingin kau tau isi hatiku,
Lihatlah bulan bersinar menemaniku,
Berharap kau akan hadir membawa mimpiku,
Yang selalu menunggu dirimu untukku dan aku percaya,
Temani hariku yang menghilang tanpamu,
Menjadi luka indah hiasi asaku,
Dan kini aku mengerti dirimu bukanlah untukku,
Krishna Anggara
Perlahan kau ketuk pintu hatiku,
Entah mengapa jemariku seakan tertahan oleh kerasnya dinding keangkuhanmu,
Aku tau saat ini kau sedang berpikir,
Mencari jawaban akan pertanyaanku yang menusuk dinginnya sikapmu,
Berjuta kata dan warna mengubah emosi raut wajahmu,
Lalu terdengar suara tetesan mata airmu yang membasahi taman hatiku,
Krishna Anggara & Abdul Gani
Tatkala aku menunggu,
Dirimu perlahan menjauh,
Mencoba menghargaimu,
Namun ini semu,
Salahkah penantian ini?
Tak pernah berlalu denganmu,
Terucap kata lalu kau tersenyum,
Dan aku mencari keheningan dari samudera hatimu,
Aku senang kau tertawa,
Meski ku tau semua ini akan berakhir,
Di teluk kesunyian abadi,
Krishna Anggara & Abdul Gani
Tanpa ku sadari,
Cahaya menyilaukan menahanku tuk memejamkan mata ini,
Menutup semua bayang,
Menyudutkan semua khayal,
Lihatlah,
Sang mentari menyambutku dengan hangatnya kesunyian pagi,
Hadirkan rasa yang telah lama terlelap,
Dalam dinginnya sentuhan angin malam,
Waktu bagaikan ruang kosong yang terkunci,
Menghilang dan hadir kembali,
Apakah aku bisa menunggu hadirnya sang mentari?
Bila malamku kini telah menghilang dari sepinya hariku,
Krishna Anggara